Sabtu, 21 Mei 2022

Puisi rindu sang ratu

 

Rindu sang ratu

 

Puisi rindu sang ratu
Puisi rindu sang ratu

Di ufuk paling jauh

Rintik bertransformasi menjadi setetes

Semesta menopengkan wajah nestapa

Menuangkan hujan dalam terbit mentari

 

Pada singgasana sang ratu

Beliau memerintahkan panglima untuk mencari sesosok lelaki

Yang menerbitkan rindu dan kerap bersua dalam lelap lelahnya

Sesosok petani muda dengan cita-cita sederhana

 

Panglima dengan literasi yang ada

Menapakkan kaki di sudut-sudut desa

Di tepian ladang nan jauh memandang

Mengitari orbit literasi dari segala lorong kosong

 

Tak kunjung ditemukan

Sang ratu jatuh tersimpuh

Wajahnya sayu, dengan senandung mendayu-dayu,

Pada mahligainya ia mengucap terpasung dalam rindu paling senda dan sendu

 

Baca juga : Puisi mendaki perasaan

 

Masamba, 2022

 

 


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: